Pages

Banner 468 x 60px

 

Tuesday, July 31, 2018

Jigsaw (2017) BluRay 720p

0 comments

Jigsaw (2017) BluRay 720p 850MB Ganool.se 

INFORMASI FILM:

 SINOPSIS:
     Bodies are turning up around the city, each having met an interestingly frightful death. As the examination continues, confirm focuses to one speculate: John Kramer, the man known as Jigsaw, who has been dead for a long time. 

TRAILER:

Download Link: Google Drive  l  Openload
Read more...

Hotel Transylvania 2 (2015) BluRay 720p

0 comments
Hotel Transylvania 2 (2015) BluRay 720p


INFORMASI FILM:
Read more...

Frozen (2013) BluRay 720p

0 comments

Frozen (2013) BluRay 720p 700MB Ganool.PH


INFORMASI FILM:
Read more...

Happy Death Day (2017) BluRay 720p

0 comments
Happy Death Day (2017) BluRay 720p 850MB Ganool.se 
INFORMASI FILM:
Read more...

Hotel Transylvania (2012) BluRay 720p

0 comments
Hotel Transylvania (2012) BluRay 720p 700MB Goody.to 

INFORMASI FILM:
Read more...

Power Rangers (2017) BluRay 720p

0 comments
Hasil gambar untuk Power Rangers (2017) BluRay 720p 

INFORMASI FILM:
Read more...

Smurfs The Lost Village (2017) BluRay 720p

0 comments
Hasil gambar untuk Smurfs The Lost Village (2017) BluRay 720p 

INFORMASI FILM:
Read more...

Maze Runner: The Scorch Trials (2015) BluRay 720p

0 comments
Maze Runner: The Scorch Trials (2015) BluRay 720p 950MB Goody.to 

INFORMASI FILM: 
Read more...

The Maze Runner (2014) BluRay 720p [800MB]

0 comments
Hasil gambar untuk The Maze Runner (2014) BluRay 720p [800MB] 

INFORMASI FILM:
Read more...

Wu Kong (2017) BluRay 720p [850MB]

0 comments
Hasil gambar untuk Wu Kong (2017) BluRay 720p [850MB] 

INFORMASI FILM:
 Info: http://www.imdb.com/title/tt6513406/
Release Date: 14 July 2017 (USA)
Director: Derek Kwok | Genre: Action, Fantasy
Cast: Eddie Peng, Shawn Yue, Ni Ni, Oho Ou, Zheng Shuang
Resolution: 1280×536 | File Size: 850.63 MiB | Runtime: 2h 03mn
Format: MKV | Encoder: Ganool | Source: 720p BluRay x264-WiK

SINOPSIS:
       The story tells the story of Sun Wukong (Eddie Peng) and Erlang Shen (Shawn Yue), who come to the Immortal Mountain to cultivate their skills. They gain friendship, experience love and ultimately betrayal, growing throughout their life journey.

TRAILER:

Download Link: Google Drive  l  Openload
Read more...

Wonder Woman Bluray 720p (2017)

0 comments
Hasil gambar untuk wonder woman 

INFORMASI FILM:


Read more...

The Man From Nowhere Bluray 720p (2010)

0 comments
 

INFORMASI FILM:

Movie Title : The Man from Nowhere (2010)
Aka Title : Ajeossi
Stars : Bin Won, Sae-ron Kim
Genres : Action, Crime, Thriller
Format File : .mkv .mp4
Quality : BluRay x264 AAC
File Size : 480p (400MB), 720p (900MB)
Language : Korean
Runtime : 1h 59min
Subtitles : Indonesia, English

Sinopsis:
    Seorang penjaga pegadaian yang pendiam dengan masa lalunya, dimana bergulat dengan obat-obatan, narkoba, perdagangan organ tubuh, berusaha sekuat tenaga menyelamatkan teman satu-satunya.

Trailer:

Download Link: Google Drive  l  Openload  
Read more...

Wednesday, July 11, 2018

Contoh Pidato Tentang Dampak Perkembangan Teknologi Terhadap Pemuda Bangsa

0 comments

Hasil gambar untuk teknologi

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, 
selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua. Puji dan syukur kita sampaikan kepada tuhan yang maha esa karena berkat limpahan nikmatnya yang tak pernah henti-hentinya di berikan kepada kita. Dimana salah satu nikmat yang masih sama-sama kita rasakan adalah nikmat sehat, sehingga kita masih dapat berkumpul pada kesempatan yang berbahagia ini.

Yang terhormat, Ibu Embun, selaku Guru bahasa Indonesia SMAN 46, yang saya hormati teman-teman siswa kelas x-mia 3 SMAN 46, dan saudara maupun saudari yang menyempatkan untuk menyimak pidato saya kali ini.

Nama saya Abdul Baist Ramdani, saya akan menyampaikan mengenai “Dampak Perkembangan Tekonologi Terhadap Pemuda Bangsa”. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, begitu banyak nikmat yang diberikan oleh yang maha kuasa, tadi salah satunya adalah nikmat sehat, namun ada nikmat lain yang sangat kita rasakan zaman yang modern saat ini, yaitu perkembangan teknologi di segala bidang yang sangat mempermudah kita dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

Sebenarnya, Perkembangan teknologi yang berkembang pesat pada saat ini berkat salah satu nikmat yang diberikan oleh yang maha kuasa, yaitu akal pikiran yang diberikan kepada kita, pemuda-pemudi di era modern. Yang dengan akal dan pikiran itu setiap harinya teknologi selalu berkembang, baik hanya perkembangan kecil, maupun perkembangan besar. Yang jelas ini merupakan perkembangan yang amat sangat pesat.

Saya ingin Tanya menurut saudara/I sekalian apa betul kita sebagai pemuda dan pemudi bangsa Indonesia sangat berpengaruh dalam perkembangan teknologi? Dan khususnya berdampak pada perkembangan bangsa kita?. Tentu benar, Di era modern ini sangat mudah bagi kita untuk mencari informasi, dan sangat mudah untuk menyebar informasi tersebut.

Sebagai contoh, sekarang ini lagi trend-nya media social di kalangan anak-anak remaja, salah satu-nya adalah line misalkan, di line itu biasanya ada official akun yang membahas mengenai fakta-fakta ilmiah, dan artikel tersebut di kemas dengan sangat menarik, serta sangat mudah untuk kita sebar luaskan ke teman-teman kita, dan teman kita pun bisa menyebarkan ke temannya lagi. Bahkan dari postingan yang berasal dari media social “line” bisa jadi dalam kurun waktu setengah jam, postingan tersebut sudah sampai ke media social lainnya, misalnya facebook. Benar-benar pesat kan?

Mudahnya mencari dan menyebarkan informasi di era modern ini tentu sangat baik, hal ini sangat mempermudah kita untuk mencari ilmu dan membandingkan suatu teori dari pendapat-pendapat para penjelajah dunia maya. Tentu ini sangat baik, hal ini mempermudah kita bahwa untuk belajar tidak lah harus dari buku, tapi sudah di permudah dengan tersedianya search engine “google” dengan berbagai macam website berilmunya, Wikipedia misalnya.

Tapi terkadang ada beberapa pemuda/I Indonesia yang tidak dapat memanfaatkan perkembangan teknologi ini dengan maksimal, justru malah menyalahgunakanya, misalnya hanya untuk sekedar menyalin tugas tanpa perlu tahu apa isi dari tugas yang iya ambil, atau justru malah menyita waktu kita karena kita terlalu sering menggunakan gadget kita, bahkan sampai mencari informasi yang seharusnya tidak pantas kita cari.

Oleh karena itu kita sebagai pemuda dan pemudi bangsa harus selektif dan bersifat positif dalam menghadapi perkembangan teknologi kita saat ini. Jangan sampai kita malah menjadi budak dari perkembangan teknologi, bisa kita ibaratkan pada film “Terminator” jangan sampai kita menjadi dijajah oleh teknologi/ “skynet” dari film tersebut yang pada dasarnya adalah hasil dari akal dan pikiran kita sendiri.

Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah, Tuhan yang maha esa memberikan setiap manusia akal dan pikiran, yang pada umumya volume otak manusia adalah sama, tapi tergantung bagaimana orang itu menggunakan otak-nya untuk menghasilkan pemikiran dan mengakal-kannya. Sebenarnya dengan kemampuan untuk berpikir yang sama yang dimiliki oleh seluruh manusia, kita pun juga sama-sama memiliki 2 pilihan untuk menghadapi perkembangan teknologi yang sangat pesat ini.

Pilihan pertama, jadi tipe manusia yang konsumtif, yaitu memanfaatkan teknologi, tetapi awalnya hanya untuk sekedar kebutuhan kita, tapi lama-lama kita menjadi “membutuhkan”. Atau tipe produktif, yaitu memanfaatkan teknologi, sesuai kebutuhan kita saja, dan mengembangkan hal-hal yang positif, sehingga kita menjadi orang-orang yang “dibutuhkan” dalam perkembangan teknologi ini. Jadilah pemuda dan pemudi yang cerdas!

Demikian pidato singkat saya kali ini, semoga bermanfaat khususnya untuk saya pribadi, dan umumnya untuk para hadirin. Mohon maaf apa bila ada salah kata dari saya.

Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Read more...

Saturday, December 30, 2017

PERIODISASI PERKEMBANGAN SENI RUPA MODERN DI INDONESIA

0 comments

Seni rupa modern yang berkembang di Eropa sejak awal abad ke-19 pengaruhnya masuk ke Indonesia pada awal abad ke-20. Adalah Raden Saleh seorang anak bangsa yang telah belajar seni lukis dan mengembara di Eropa selama kurang lebih 20 tahun pulang ke Indonesia dengan membawa gaya dan teknik melukis yang diperoleh di Eropa.
Raden Saleh Syarif Bustaman ( Terbaya, 1814 -1880 ), putra keluarga bangsawan pribumi mampu melukis gaya/cara barat (alat, media dan teknik) yang natural dan romantis. Mendapat bimbingan dari pelukis Belgia Antonio Payen, pelukis Belanda A. Schelfhouf dan C. Kruseman di Den Haag. Berkeliling dan pernah tinggal di Negara-Negara Eropa. 

Para ahli menetapkan sejak kepulangan R. Saleh itulah dimulai perkembangan seni rupa modern di Indonesia. Dalam perkembangannya seni rupa modern di Indonesia mengalami periodisasi sebagai berikut. 
  1.  Periode Perintisan
  2.  Periode Hindia Jelita/Indonesia Molek (Mooi Indie)
  3.  Periode Cita Nasional/PERSAGI
  4.  Periode Pendudukan Jepang
  5.  Periode Pasca Kemerdekaan
  6.  Periode Pendidikan Formal
  7.  Periode Seni Rupa Baru Indonesia 
   

1.  Periode Perintisan
Raden Saleh Syarif Bustaman ( Terbaya, 1814 -1880 ), putra keluarga bangsawan pribumi mampu melukis gaya/cara barat(alat, media dan teknik) yang natural dan romantis. Mendapat bimbingan dari pelukis Belgia Antonio Payen, pelukis Belanda A. Schelfhouf dan C. Kruseman di Den Haag. Berkeliling dan pernah tinggal di Negara-Negara Eropa.
Ciri-ciri karya lukisan Raden Saleh :
•Bergaya natural dan romantisme
•Kuat dalam melukis potret dan binatang
•Pengaruh romantisme Eropa terutama dari Delacroix.
•Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang.

Karya Raden Saleh:
•Hutan terbkar
• Perkelahian antara hidup dan mati
•Pangeran Diponegoro
•Berburu Banteng di Jawa •Potret para Bangsawan

Karya Raden Saleh Sjarief Bustaman,  berjudul"DIE LOWENJAGD" tahun 1840

2. Periode Hindia Jelita/Indonesia Molek (Mooi Indie)
Selanjutnya muncul pelukis-pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa perintisan, yaitu melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia. Keadaan ini ditandai pula dengan datangnya para pelukis luar/barat dan sebagian ada yang menetap dan melukis keindahan alam Indonesia.
Pelukis Indonesia Molek :
•Abdullah Suriosubroto (1878-1941)
•Mas Pirngadi (1875-1936)
•Wakidi
•Basuki Abdullah
•Henk Ngantung, Lee Man Fong (dll)
•Rudolf Bonnet (Bld), Walter Spies (Bel), Romuldo Locatelli (Itali), Lee Mayeur (Jerman) dan W.G. Hofker (Bld), Strasser (Swiss) dll.

Ciri-ciri lukisan :
•Pengambilan obyek alam yang indah
•Tidak mencerminkan nilai-nilai jiwa merdeka
•Kemahiran teknik melukis tidak dibarengi dengan penonjolan nilai spiritual
•Menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia.



3- Periode Cita Nasional/PERSAGI
Bangkitanya kesadaran nasional yang dipelopori oleh Boedi Oetomo pada Th.1908. Seniman S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita medirikan PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Perkumpulan seniman pertama di Jakarta ini, berupaya mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring yang mampu menghimpun lukisan-lukisan bercorak modern. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai yang mencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya.
Hasil karya mereka mencerminkan :
• Mementingkan nilai-nilai psikologis;
• Tema perjuangan rakyat ;
• Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata;
• Memiliki kepribadian Indonesia ;
• Didasari oleh semangat dan keberanian;

Karya-karya seni lukis masa PERSAGI antara lain :
• Agus Djajasumita : Barata Yudha, Arjuna Wiwaha, Nirwana, Dalam Taman Nirwana
• S. Sudjojono: Djongkatan, Didepan Kelambu Terbuka, Mainan, Cap Go meh.
• Otto Djaya: Penggodaan, Wanita Impian


4- Periode Pendudukan Jepang
Hal-hal yang mewarnai perkembangan seni rupa di Indonesia pada masa pendudukan Jepang antara lain:

-       Cita PERSAGI masih melekat pada para pelukis, serta menyadari pentingnya seni lukis untuk kepentingan revolusi.
-       Pemerintah Jepang mendirikan KEIMIN BUNKA SHIDOSO,Lembaga Kesenian Indonesia –Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda Jepang.
-       Tahun 1943 berdiri PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) oleh Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hajar Dewantara dan KH Mansur. Tujuannya memperhatikan dan memperkuat perkembangan seni dan budaya. Khusus dalam seni lukis dikelola oleh S. Sudjojono dan Afandi, selanjutnya bergabung pelukis Hendara, Sudarso, Barli, Wahdi dan sebagainya.


Pada masa pendudukan Jepang ini terkesan ada dua kubu seniman, yakni seniman-seniman yang pro terhadap Jepang mereka bergabung dan berkarya dalam wadah Keimin Bunka Shidhoso. Sedangkan yang kontra Jepang memilih masuk ke dalam kelompok PUTERA.
Hasil karya mereka mencerminkan :
•Melanjutkan cerminan dari masa cita Nasional.


Tokoh utama pada masa ini antara lain:
•S. Sudjojono
•Basuki Abdullah, Emiria Surnasa
•Agus Djajasumita, Barli
•Affandi, Hendra dan lain-lain


 
5- Periode Pasca Kemerdekaan
Setelah Jepang keluar dari bumi Indonesia, dunia seni lukis mendapatkan angin segar. Masa kemerdekaan benar-benar mendapatkan kebebasan yang sesungguhnya. Hal ini ditandai dengan munculnya berbagai kelompok atau perkumpulan seniman,yaitu antara lain :
a.    Pada tahun 1946 berdiri SIM (Seniman Indonesia Muda) yang sebelumnya bernama “Seniman masyarakat”. Dipimpin oleh S. Sudjojono, anggotanya : Affandi, Sudarso, Gunawan, Abdus Salam, Trubus dan sebagainya.
b.    Pada tahun 1947 berdiri perkumpulan pelukis rakyatyang dipimpin oleh Affandi dan Hendra yang keluar dari perkumpulan SIM. Anggota dari pelukis rakyat antara lain : Hendra, Sasongko, Kusnadi dan sebagainya.
c.    Pada tahun 1948 berdiri perkumpulan yang memberikan kursus menggambar, yaitu Prabangkara. Selanjutnya para tokoh SIM, Pelukis rakyat dkk. merumuskan pendirian lembaga pendidikan Akademi Seni Rupa.Tokoh perintisan lembaga tersebut antara lain S. Sudjojono, Hendra Gunawan, Djayengasmoro, Kusnadi, Sindusisworo dan lain-lain.



 6- Periode Pendidikan Formal
Pada masa ini ditandai dengan berdirinya pendidikan pendidikan formal seperti:
ASRI( Akademi Seni Rupa Indonesia ) berdiri tanggal 18 Januari 1948 di Yogyakarta yang diprakarsai oleh R.J. Katamsi.
Pada tahun 1950 di Bandung berdiri Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar yang dipelopori oleh Prof. Syafei Sumarja dibantu oleh Muhtar Apin, Ahmad Sadali, Sudjoko, Edi Kanta Subraka dan lain-lain.
Pada tahun 1959 Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar berubah menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi Bandung.
Guru gambar pada tingkat sekolah-sekolah menengah menuntut terbentuknya jurusan seni rupa pada perguruan tinggi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (sekarang Universitas Negeri) yang tersebar di Indonesia.
Pada perkembangan selanjutnya pendidikan keseniaa mulai masuk ke dalam kkurikulum Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah.Dari Masa Pendidikan Formal lahir pelukis-pelukis akademis seperti: Widayat, Bagong Kusudiharjo, Edhi Sunarso, Saptoto, G. Sidharta, Abas Alibasyah, Hardi, Sunarto, Siti Rulyati, Mulyadi, Irsam, Arief Sudarsono, Agus Dermawan, Aming Prayitno, dan lainnya (Yogyakarta). Popo Iskandar, Achmad Sadali, But Muchtar, Srihadi, A.D. Pirous, Hariadi, Kabul Suadi, Sunaryo, Jim Supangat, Pandu Sadewa, T. Sutanto. (Bandung)


7- Periode Seni Rupa Baru Indonesia
Pada sekitar tahun 1974, perkembangan seni rupa Indonesia disemarakkan oleh munculnya seniman-seniman muda yang berlatar belakang berbeda, yaitu seniman yang mendapatkan pendidikan formal dan otodidak sama-sama mencetuskan aliran yang tidak dapat dikelompokkan pada aliran/corak yang sudah ada dan merupakan corak baru dalam kancah seni rupa Indonesia.
Kesenian yang diciptakan berlandaskan pada konsep :
•Tidak membeda-bedakan disiplin seni
•Mengutamakan ekspresi
•Menghilangkan sikap mengkhususkan cipta seni tertentu
•Mengedepankan kreatifitas dan serta ide baru
•Besifat eksprimental
Pelopor Masa Indonesia Baru :
•Jim Supangkat,
•Nyoman Nuarta,
•S. Primka,
•Dede Eri Supria,
•Redha Sorana dan sebagainya
Read more...